Sabtu, 21 Agustus 2010

Nasionalisme (Seumpama) Krupuk.

Barisan pokok isi perut kita
Menitik naskah utopia
Di negeri buah maja
Selera kerap meracun suka


Kaleng biru berkaca
Tak terlindung akan hampa
Jemariku mencukil terka
Puluhan krupuk hilang nyawa


Wujud memang nyata
Slalu menemani menu kita
Kemudian sia-sia
Mulutpun terisolasi tuk memuja


Kubilang ini seumpama
Dari ada yang tak berjiwa
Hilang nikmat sepah terasa
Karena sikap berpura lupa









abimanyu 13, 20 agustus 2010.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar