Jumat, 30 Juli 2010
Wisata Kopi
Dipucuk Mata rantai Menegak Tinggi
Membentang Batas Pagar Industri
Wanita Bercangkul Memungut Padi
Bocah Lusuh Terkapar Kurang Gizi
Pria Malas Mencoba Berpuisi
Berkawan dengan Sangcangkir Kopi
Adios Ibu Pertiwi...
Maaf Nisanmu Kami Tanami
Sebab tak ada Lahan Penunda Mati
Ini Kopiku Kopi Polusi
Ku kecup kunikmati Berulang Kali
Tetap Panas Tersengat Matahari
Sepah Tanpa Cita Rasa Pemberani
Wisata Kopi...
Telah Terpotong Jari-jari Pribumi
Yang kreatif Meracik Imajinasi
Kebun Kulur, 30 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar